INNOVA Community
July 31, 2010, 10:13:56 PM *
Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Login with username, password and session length
News: Kepada member baru, jangan lupa untuk berkenalan melalui thread yang terdapat di dalam "Dari Kita Untuk Semua"
 
   Home   Help Search Calendar Contact Login Register  
Amsoil
Kijang Innova
Del.icio.us Digg FURL FaceBook Stumble Upon Reddit SlashDot

Pages: [1]   Go Down
  Print  
Author Topic: Mengenai instalasi AIC di D4 D, monggo dianalisa (Share with Us spirit)  (Read 409 times)
A A A A
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
turboman
Pengurus IC
Innovers
*****

Rating: 3
Offline Offline

Posts: 30



« on: March 08, 2010, 11:06:50 AM »
ReplyReply

Sesuai mottor "Share with Us" maka ane sharing foto instalasi AIC di D4 D

Monggo dianalisa bersama sama

Keterangan :
Evap bisa kotor ? Of Course, maka itu dia ada tutup yg bisa dibuka agar evap bisa disemprot air. Cukup dgn buka grill en buka tutupnya, atau bisa juga disemprot dr arah bawah.

Air scoop di bagian bawah box, maka itu sistem didisain dimana pola aliran udara menaik, utk mencegah air naik ke intake. (ini sektor yg ke depannya hrs ada revisi)


Pengamatan :
Selama yg ogut rasakan kemarin dgn butt-o-meter, after AIC = response saat tarikan awal ada improve, juga saat middle acceleration

Boost naik jauh lebih cepat (Boost Max tetap di 0,95 bar sama spt sebelumnya)

Ini semua tanpa re-tune si Dastek sama sekali & selector posisi MAP tdk dirubah.

Mesin ibarat dikasih semacam "Throttle Booster mini"   

High speed test di tol cakung juga oke, dgn MAP Mild Econo di Dastek (irit sedikit) sempat lari sampai 161 km/jam sebelum kendorin gas krn traffic

Catatan : setting Econo @ Dastek di mobil ogut adalah custom & nggak ngikutin standard-nya REV, setting Fuel dibuat minus semua sampai RPM tinggi & minusnya agak besar.

Utk high speed test di kec di atas 145 km/jam antara sebelum & sesudah AIC hasil mirip2, menandakan bahwa kemungkinan besar tidak ada restriksi dari evap si AIC thd aliran udara & juga ada kemungkinan pada RPM 3500 ke atas dimana aliran udara melewati kisi2 Evap amat sgt cepat, efek Intercooling tdk semaksimal dibanding saat RPM rendah.


City driving dgn termostat AC di posisi 40 - 60% :
Perbaikan performa dibanding sebelum install AIC juga tetap baik.

So tidak ada sistem yg sempurna, monggo pakar permesinan & pakar AC memberikan analisa & masukkan.


Conclusion :
Utk pemakaian mostly City driving / luar kota dgn speed antara 80 - 130 km/jam si AIC terasa benefitnya, terutama saat baru mulai bergerak & saat overtaking.

Furthermore : bagi pengguna Dastek juga memungkinkan Dastek di tune ulang utk meningkatkan tenaga tanpa resiko EGT terbang.

Dgn catatan selama berkendara AC nyala, walau termostat gak full gak masalah.


Monggo utk dianalisa......


http://i260.photobucket.com/albums/ii38/gajah_terbang/AIC/Pengisianfreon.jpg
Mengenai instalasi AIC di D4 D, monggo dianalisa (Share with Us spirit)

Saat pengisian Freon

http://i260.photobucket.com/albums/ii38/gajah_terbang/AIC/Posisibox.jpg
Mengenai instalasi AIC di D4 D, monggo dianalisa (Share with Us spirit)

Tidak mengganggu selang selang AAI

http://i260.photobucket.com/albums/ii38/gajah_terbang/AIC/klaksondipindah.jpg
Mengenai instalasi AIC di D4 D, monggo dianalisa (Share with Us spirit)

Klakson dipindah

http://i260.photobucket.com/albums/ii38/gajah_terbang/AIC/grillterbuka.jpg
Mengenai instalasi AIC di D4 D, monggo dianalisa (Share with Us spirit)


http://i260.photobucket.com/albums/ii38/gajah_terbang/AIC/Final.jpg
Mengenai instalasi AIC di D4 D, monggo dianalisa (Share with Us spirit)
« Last Edit: March 08, 2010, 12:15:47 PM by turboman » Logged

Bagi Cendol Ijo-nya ya Cheesy
Pages: [1]   Go Up
  Print  
 
Jump to:  

Powered by SMF 1.1.11 | SMF © 2006-2009, Simple Machines LLC