Dear all
Sering kita mengalami jika odometer mobil kita sudah menempuh jarak yang sangat jauh sekali atau usia mesin mobil kita di atas 4 tahun menjadi boros dan cenderung mudah ngelitik walaupun sudah kita tune up (setel klep / ganti busi / setel CO)
Ada apakah gerangan ?
Jawabannya adalah deposit senyawa karbon.
Deposit senyawa karbon yang terbentuk pada saluran Injector / intake valve / ruang bakar memiliki implikasi negative terhadap kinerja mesin.
Deposit pada Injector menyebabkan proses pengabutan BBM terganggu.
Deposit pada ruang bakar menyebabkan volume ruang bakar menjadi sedikit mengecil, alhasil kompresi bisa menjadi sedikit naik.
Deposit pada intake valve, ini hal yg sgt krusial, banyak efek yang disebabkan oleh deposit di intake valve di luar dugaaan kita.
Deposit pada intake valve dapat menyebabkan perubahan AFR pada proses pembakaran, dimana deposit pada intake bekerja spt halnya "spons", dia menyerap uap BBM saat BBM disemburkan oleh Injector pada langkah hisap, sehingga campuran yg masuk ke ruang bakar menjadi "lean" dan dia akan "melepaskan" deposit BBM saat mesin deselerasi / throttle off
http://findarticles.com/p/articles/mi_qa3828/is_200212/ai_n9150047/ The IVDs also act like a sponge, creating a delay in fuel control. This delay not only creates a temporary enleanment on acceleration but also causes a temporary enrichment on deceleration. When the throttle is closed, the intake manifold vacuum goes high, pulling the fuel out of the carbon sponge. This affects fuel control, potentially affecting catalytic converter diagnostics under OBD II.Sebetulnya apa yang menyebabkan terjadinya akumulasi deposit bahan sistem bahan bakar dan mesin mobil bensin ?
Jawabannya : sebagian komposisi zat dari gasoline itu sendiri
http://books.google.co.id/books?id=yzhgRqzATiAC&pg=PA162&lpg=PA162&dq=intake+valve+deposit+and+aromatic+in+fuel&source=bl&ots=xhVQ9pME2P&sig=kRuLGwTpKjX1kqk6rFlV8k2BALA&hl=id&ei=-AfMSqmDBpWGkQXe8ZzkBA&sa=X&oi=book_result&ct=result&resnum=1#v=onepage&q=intake%20valve%20deposit%20and%20aromatic%20in%20fuel&f=falseOlefin / Diolefin dan Aromatic yang terkandung pada Gasoline adalah salah 1 penyebab terbentuknya deposit, dimana zat zat tersebut memiliki thermal stability yg tidak begitu tinggi, dapat menjadi deposit jika terexpose suhu tinggi.
Komposisi tertentu pada pelumas juga dapat "membantu" menyebabkan deposit pada intake valve, ia masuk melalui "uap oli" lewat PCV valve di jalur intake serta pada batang klep itu sendiri, dimana pelumas melumasi batang klep & bos klep (valve stem).
Lalu bagaimana solusinya ?
Solusinya adalah melakukan proses pembersihan, baik pembersihan Injector / ruang bakar / intake valve.
Di pasaran teresedia puluhan macam obat pembersih, tetapi proses pembersihan yang paling efektif adalah proses pembersihan dengan proses yang langsung menuju daerah sasaran spt obat "Purging Injector" (gasoline injector) dengan sistem langsung mengalir ke saluran fuel rail dan obat pembersih ruang bakar baik dengan sistem semprot ke intake maupun yang diinjeksikan masuk melalui lubang busi.
Untuk pembersihan intake valve yang efektif bisa dengan melepas intake manifold, injeksikan obat langsung ke intake port.
(bersambung)