Berikut kode2 yg suka tertera di amplifier:
* 400.4 -> Angka 400 disini menjalaskan daya yg dihasilkan power tersebut, yaitu setara dengan 400 watt; dan angka 4 menjelaskan channel / kanal untuk menyalurkan daya tersebut ke speaker. Ada beberapa channel yg umum, al; tunggal (monoblock), 2 channel, 4 channel, 5 channel.
* AC -> Arus listrik nya menggunakan arus bolak - balik.
* RMS -> Adalah tenaga rata2 yg berada dalam arus power ini.
* Ohm -> Hambatan / resistensi dalam arus listrik
* Impedansi -> Hambatan yg terjadi pada gelombang suara (satuannya ohm)
* Decibel (dB) -> Satuan untuk tingkat kekerasan gelombang suara
* Class A -> Punya setting arus bias yg tinggi, boros pemakaian arus, kurang efisien lantaran tenaga terbuang banyak menjadi panas, tapi untuk urusan suara jernih dapat diandalkan, karena arus bias yg mengalir ke speaker besar.
* Class B -> Pancaran gelombangnya hampir sempurna, mendekati power class A, harga lebih murah, namun output kurang baik.
* Class AB -> Gabungan dari Class A dan Class B, kualitas gelombang dan efisiensi daya.
* Class D -> Andalan para pecinta SPL (sound pressure level), keunggulannya terletak pada besaran daya yg besar, sehingga cukup kuat memback up sub wooder, namun tidak bisa digunakan untuk mendrive speaker karena rentang frekwensi nya rendah.
* X-over -> Tugasnya untuk menyaring suara, sehingga frekwensi bisa terbagi2.
* Gain power -> Untuk mengatur level suara pada power.
-MOTOR-

/